Persoalan Manusia
10 Désémber 2010
Aktivitas manusia yang bertemu antara satu dengan lainnya berlangsung dengan cepat melalui perubahan zaman yang begitu modern. Berbagai media mentransformasikan informasi dan hal apa saja dengan berbagai nilai di dalamnya. Sehingga manusia perlu menyadari betapa bedanya satu dengan lainnya dan mengandung makna plural ; bukan hanya secara etnis, kultur, agamam karakter namun dalam cara berpikir dan menanggapi apa yang terjadi dengan situasi realitas yang ada. Sadar atau tidaknya bahwa hidup di dunia ini hanya sementara sehingga manusia harus mampu merasakan dan toleran terhadap kondisi yang berubah-ubah tidak k menentu. Boleh saja berperan sebagai apapun sekarang ini namun tidak menghindarkan hakikat manusia yang lainnya untuk tetap berjalan mempertahankan hidupnya sesuai kebenaran dan benar. Bukan semata-mata hanya ingin sesuatu yang bernilai namun tak bermakna terhadap orang lain sehingga keliru dari jalannya dan tidak mengerti akan arah yang dituju. Perbedaan memang nyata namun tidak untuk dijadikan perdebatan yang panjang untuk menciptakan kesempurnaan. Karena di dunia ini tidaklah ada yang sempurna seperti Sang Allah. Segala hal bisa bersifat relatif akibat kemajemukan yang ada dan itu patut diapresiasikan serta menghargai satu dengan lainnya. Bukan pergerakan ekstrem yang harus dilakukan sebagai bentuk sikap fundamentalisme terhadap keadaan yang beda. Bukankah perbedaan itu terasa lebih Indah ketika satu sama lainnya saling melengkapi. Ini bisa saja berkaitan dengan mental dan moralitas yang dimiliki manusia secara individu di dalamnya. Bahwa hal itulah yang tidak terlihat namun tindakannya dapat dinilai dari perspektif keluhuran budi pekerti yang mencerminkan cipta, rasa dan karsanya terhadap sesama manusia yang hidup berdampingan. Survive dan Toleran memang susah-susah gampang untuk diaktualisasikan dalam hidup berdampingan. Namun itu tidak terbatas pada ruang dan waktu yang dilalui dan dirasakan. Memberanikan diri bercermin akan dapat melihat sejenak dan menemukan jalan sebenarnya bahwa manusia adalah ciptaan Tuhan dan semua berbeda namun satu kesamaan yaitu Hidup dan Mati ditentukan olehNya. Sehingga selama diberi kesempatan hidup yang tak dapat dilepas dari berdampingan dan kemajemukan, setiap manusia dapat membuahkan kebaikan terhadap sesama.
(Kasih Allah Sepanjang Masa)